NABIRE – Mata Garuda Provinsi Papua Tengah menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar seminar sosialisasi Beasiswa LPDP bertema “Bersama Beasiswa LPDP Menuju Papua Tengah Terang” pada Kamis (15/1/2026) sore di Aula Guest House Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Acara ini dihadiri berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga profesional muda. Keynote speaker Dr. drg. Yohanes Tebai, MH.Kes, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah sekaligus alumni LPDP Scholarship, menyampaikan sambutan dan motivasi kepada peserta agar mempersiapkan diri sejak dini serta memanfaatkan beasiswa sebagai jalur peningkatan kapasitas dan kontribusi bagi daerah.


Dalam sambutan pembukaan, Felix Degei, S.Pd., M.Ed, Ketua Mata Garuda Papua Tengah sekaligus alumni LPDP yang menyelesaikan studi Master of Education di The University of Adelaide, Australia Selatan, menegaskan komitmen untuk membangun Papua Tengah dan mengembangkan organisasi Mata Garuda agar semakin baik serta bermanfaat bagi masyarakat.

Sejumlah narasumber turut hadir untuk berbagi informasi dan pengalaman. Felix Degei memaparkan peluang program studi magister dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri, yang ditawarkan oleh LPDP. Alexander Rumbekwan, Awardee LPDP Scholarship dari Western Australia School of Mines Curtin University, juga membagikan pengalaman seputar proses seleksi dan manfaat beasiswa.


Sorotan seminar turut mengarah pada pemaparan Fred Bundah, Awardee LPDP Scholarship sekaligus Direktur Yayasan Mutiara Hitam Papua yang menempuh Master of Project Management (Complex System) di Adelaide University. Dalam sesi narasumber, Fred membahas secara praktis alur pendaftaran serta trik menulis esai LPDP, termasuk penekanan pada kejelasan tujuan studi, konsistensi rencana kontribusi, dan kekuatan narasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Acara ini dimoderatori oleh Anastasia Gobay, CPB LPDP Scholarship Batch 2 2024, dan dipandu oleh MC Oktatiani Lamatokan, alumni Gadjah Mada University. Peserta juga mendapatkan penjelasan alur pendaftaran LPDP, yakni: pendaftaran online (buat akun, isi data diri, unggah dokumen, tulis esai, submit), seleksi administrasi, Seleksi Bakat Skolastik (TBS), seleksi substansi (wawancara, studi kasus, LGD), hingga kewajiban kembali ke Indonesia.

Melalui sosialisasi ini, penyelenggara berharap generasi muda Papua Tengah memperoleh informasi yang tepat, termotivasi untuk mempersiapkan diri secara terarah, dan memanfaatkan peluang beasiswa LPDP guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.