Teminabuan, Sorong Selatan — Yayasan Mutiara Hitam Papua (YMHP) bersama Black Pearl Network Australia melaksanakan kunjungan kerja pada hari Selasa (20/01/2026) ke Klasis GKI Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, dalam rangka memperkuat sinergi pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan Bahasa Inggris.

Kunjungan ini memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya mengevaluasi perkembangan Program Black Pearl English Course (BPEC) Teminabuan, mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris masyarakat yang tersebar di berbagai kampung yang memiliki potensi pariwisata, serta memperkenalkan rencana pengembangan Black Pearl English Academy (BPEA) yang akan berlokasi di pusat Kota Sorong.

Direktur Yayasan Mutiara Hitam Papua, Fred Bundah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Kabupaten Sorong Selatan merupakan wilayah dengan kekayaan alam dan potensi wisata yang sangat menjanjikan. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kesiapan SDM lokal, khususnya generasi muda.


“Sorong Selatan memiliki potensi wisata yang sangat menarik. Oleh karena itu, dibutuhkan kesinergian antara Yayasan dan gereja, dalam hal ini Klasis GKI Teminabuan, untuk bersama-sama mengembangkan kemampuan sumber daya manusia anak-anak di wilayah ini, khususnya di bidang Bahasa Inggris,” ujar Fred Bundah.

Ia menegaskan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi kunci penting agar anak-anak Papua, khususnya di Sorong Selatan, dapat berperan aktif dalam industri pariwisata, sekaligus memiliki daya saing untuk mengakses berbagai beasiswa pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.

“Bahasa Inggris merupakan salah satu persyaratan utama untuk memperoleh banyak beasiswa. Melalui program ini, kami ingin mempersiapkan anak-anak Sorong Selatan agar memiliki masa depan yang lebih luas dan kompetitif,” tambahnya.

Sementara itu, Klasis GKI Teminabuan, yang diwakili oleh Sekretaris Klasis, Pdt. Yunesti Sagrim, S.Si, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program pengembangan Bahasa Inggris yang telah berjalan.


“Pada dasarnya, Klasis GKI Teminabuan tetap mendukung program Bahasa Inggris di wilayah pelayanan kami. Kami berharap program ini benar-benar memberi dampak positif bagi anak-anak, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi wisata di Kabupaten Sorong Selatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihak Klasis juga menyampaikan rencana untuk membangun ruang kelas yang akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran Bahasa Inggris, guna menunjang keberlanjutan dan kualitas program pendidikan yang dijalankan bersama Yayasan Mutiara Hitam Papua.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat kolaborasi antara Yayasan, gereja, dan masyarakat, dalam menciptakan generasi muda Papua yang percaya diri, berdaya saing global, dan siap membangun daerahnya melalui pendidikan.