Bersama
Pokja PAR Klasis Biak Utara, yayasan membuka akses informasi studi lanjut bagi
pengasuh Sekolah Minggu dari 29 jemaat.
MANERU, BIAK UTARA — Yayasan Mutiara Hitam Papua menggelar
sosialisasi program kursus bahasa Inggris dan peluang beasiswa bagi pengasuh
Sekolah Minggu dari 29 jemaat di lingkup Klasis Biak Utara. Kegiatan yang
berlangsung di Gereja GKI Bethel Maneru, Minggu (23/8/2026), itu terselenggara
atas kerja sama dengan Kelompok Kerja Pelayanan Anak dan Remaja (Pokja PAR)
Klasis Biak Utara.
Sosialisasi berlangsung selama dua jam, mulai pukul 12.30 hingga 14.30 WIT, dengan dua agenda utama: pengenalan profil yayasan beserta program kursusnya, serta sesi berbagi pengalaman seleksi beasiswa. Selain pengasuh, sejumlah orang tua dan mahasiswa turut hadir mengikuti seluruh rangkaian acara.

Ketua Pokja PAR Klasis Biak Utara, menyampaikan undangan kepada Yayasan Mutiara Hitam Papua secara
langsung. Menurutnya, kehadiran yayasan diharapkan membuka akses informasi bagi
pengasuh dan generasi muda jemaat, khususnya menyangkut peningkatan kemampuan
bahasa Inggris dan peluang studi lanjut.
Skema Kelas dan Peluang Beasiswa
Kursus
Sesi pertama diisi pemaparan sejarah berdirinya yayasan serta program-program yang dijalankan hingga saat ini. Pemateri melanjutkan dengan penjelasan teknis kelas BPEC, mencakup pembagian level kelas, mekanisme dan skema pembayaran, serta peluang beasiswa yang tersedia bagi calon peserta kursus.

Pemaparan tersebut memancing antusiasme
peserta. Pada sesi tanya jawab, pengasuh Sekolah Minggu, orang tua, dan
mahasiswa mengajukan pertanyaan seputar penempatan level kelas, jadwal dan pola
pembelajaran, profil yayasan, hingga persyaratan memperoleh beasiswa kursus.
Tiga Narasumber Bagikan
Pengalaman Seleksi
Agenda kedua menghadirkan tiga narasumber yang
pernah mengikuti berbagai proses seleksi beasiswa.
Barisen membagikan pengalamannya mengikuti seleksi Australia Awards Scholarship (AAS), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta beasiswa pemerintah Rusia — program terakhir yang membuahkan hasil kelulusan. Ia menekankan pentingnya sikap tidak mudah menyerah pada setiap tahapan tes serta konsistensi belajar meski sempat mengalami kegagalan.

Narasumber kedua, Harnal, menceritakan pengalamannya sebagai penerima beasiswa Siswa Unggulan Pemerintah Provinsi Papua ke Amerika Serikat. Ia memaparkan gambaran kehidupan dan proses belajar di negara tersebut, sekaligus menegaskan peran penguasaan bahasa Inggris dalam menembus setiap tahapan seleksi.

Sementara itu, Jerry menjelaskan program APCEP
beserta persyaratan pendaftarannya. Ia juga memperkenalkan program UEM
Volunteer dan beberapa peluang beasiswa lain, termasuk skema kursus singkat (short
course) yang dapat diakses peserta dari daerah.
Informasi Diteruskan ke 29
Jemaat
Pokja PAR Klasis Biak Utara berharap informasi mengenai kursus bahasa Inggris dan peluang beasiswa tersebut diteruskan para pengasuh kepada anak, remaja, dan orang tua di 29 jemaat yang mereka wakili. Kegiatan ditutup pada pukul 14.30 WIT.
Tambahkan Komentar Baru