Nabire, 4 Februari 2026 – Mata Garuda (MG) Papua Tengah menggelar webinar daring bertajuk “Strategi Sukses Beasiswa LPDP” yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan strategi bagi calon pendaftar beasiswa LPDP, sekaligus memperkuat komitmen MG Papua Tengah dalam mendukung generasi muda Papua meraih kesempatan pendidikan lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Ketua MG Papua Tengah Felix Degei, M.Ed menegaskan peran komunitas ini sebagai jembatan informasi beasiswa. “Kehadiran MG Papua Tengah diharapkan dapat menjadi komunitas yang menyebarkan peluang beasiswa LPDP kepada semua pemuda-pemudi di Provinsi Papua Tengah. Kami berkomitmen juga untuk membimbing teman-teman yang hendak mendaftar beasiswa LPDP,” ujarnya.

Webinar menghadirkan tiga narasumber utama. Medelky Anou, S.Si, M.Sc, alumni LPDP dari Arizona State University, memaparkan langkah teknis pembuatan akun hingga pengisian application form, yang tahun ini mengalami perubahan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Fred Bundah, S.Si, awardee LPDP 2024 dari Adelaide University, membahas strategi penulisan esai dan personal statement sebagai kunci utama dalam seleksi administrasi. Ia menekankan pentingnya membuat hook yang menarik agar panelis memberi perhatian lebih pada esai peserta. Sementara itu, Dr. drg. Yohanes Tebai, MH.Kes, alumni LPDP Universitas Indonesia, memberikan panduan penyusunan proposal riset untuk program doktoral. Ia menekankan bahwa proposal harus unik, ditulis sendiri oleh pendaftar, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.
Antusiasme peserta terlihat dari apresiasi mereka terhadap langkah MG Papua Tengah dalam menyebarkan informasi beasiswa LPDP. Meski baru terbentuk, MG Papua Tengah menunjukkan komitmen kuat untuk menjangkau seluruh pelosok Papua Tengah. Visi periode 2025–2028 adalah memastikan setiap pemuda Papua Tengah memiliki akses informasi dan bimbingan dalam proses pendaftaran beasiswa LPDP, sehingga semakin banyak generasi muda Papua yang dapat menempuh pendidikan tinggi dan kembali mengabdi bagi daerahnya.
Tambahkan Komentar Baru